Cerita Ospek (First Time Mengikuti OSPEK)
Nama : Agnes Nabu
NPM : 12125002
Mata Kuliah : Pengantar Komputer
Jurusan : Akuntansi
Semester : 1 (Satu)
Hallo semuanya perkenalkan nama lengkap saya Agnes Nabu dan teman-teman semua boleh memanggil saya dengan sebutan Agnes. Sedikit cerita tentang pengalaman saya waktu mengikuti kegiatan PKKMB di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Oemathonis Kupang
STIE Oemathonis Kupang…
Jujur sebenarnya tidak terbayangkan sama sekali bahwa akhirnya saya akan memilih universitas ini sebagai tempat saya untuk berkarir di masa depan. Alasannya sama seperti kebanyakan orang yang berpikir bahwa STIE Oemathonis Kupang merupakan universitas dengan jumlah mahasiswanya yang sedikit, dan juga yaa bangunannya yang sudah terlihat cukup tua atau bahasa pasarannya lama, tapi itu jika dilihat dari luar yaa teman-teman…
Di Hari pertama saya mengikuti kegiatan PKKMB saya merasa sedikit kecewa karena ternyata benar bahwa mahasiswa baru yang hadir bahkan bisa dihitung menggunakan jari. Tetapi terlepas dari semua itu saya juga merasa diuntungkan karena dengan minimnya mahasiswa baru yang ada, justru hal itu semakin memudahkan dalam proses perkuliahan kedepannya, dosen bisa dengan lebih mudah mengenal setiap kemampuan dari para mahasiswa yang ada…
Hari pertama kegiatan PKKMB berlangsung dengan baik dan tertib, meskipun saya sedikit kewalahan juga karena tidak terbiasa untuk bangun pagi. Teman-teman yang ramah, juga dengan mudah berbaur sehingga tidak menimbulkan rasa canggung yang berlebihan. Kakak-kakak panitia juga dengan begitu sabar membimbing kami walaupun di hari pertama banyak dari kami yang melanggar peraturan yang dibuat
Kegiatan dibuka dengan upacara pembukaan PKKMB kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua STIE Oemathonis Kupang dan dosen-dosen. Bagian ini lumayan serius, tapi sebenarnya penting juga karena saya jadi tahu visi misi kampus dan aturan-aturan yang berlaku. Setelah itu barulah masuk ke sesi pengenalan, ada dosen, ada kakak tingkat, semua gantian kasih materi. Jujur, sebagian materi saya dengarkan dengan serius, dan sebagiannya lagi saya dengar dengan bermalas-malasan
Hari kedua, kegiatannya tidak terlalu banyak, tetapi cukup membosankan karena banyak sekali waktu yang menurut saya tidak terkoordinir dengan baik. Saya dan juga teman-teman diajak untuk membuat KRS dan itu membutuhkan waktu yang sangat-sangat menguras tenaga. Meskipun begitu kami tetap dengan tertib mengikuti semua arahan dan juga himbauan dari Kakak-kakak panitia
Hari terakhir Kegiatan PKKMB banyak sekali kegiatan yang harus kami ikuti dan itu sangat membuat kami kewalahan karena di hari itu juga jam makan siang kami sedikit yaaahhh molor ya teman-teman. Dihari ketiga ini kami diajak untuk berkeliling kampus dan dikenalkan dengan gedung-gedung yang ada seperti ruangan dosen, ruangan kelas dan juga beberapa ruangan lainnya. Untungnya kami didampingi oleh Kakak-kakak panitia yang ramah dan baik hati, sehingga mereka menjelaskan dengan begitu detin setiap sudut kampus
Setelah itu ada juga perkenalan organisasi, ada BEM, Himpunan, sampai UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) yang macem-macem: olahraga, seni, musik, bahkan komunitas yang lain
Hari terakhir OSPEK, puncaknya adalah api unggun, pada kesempatan itu kami disuruh untuk membakar name tag kami sebagai simbolis untuk berakhirnya Kegiatan PKKMB ini. Dengan berakhirnya kegiatan ini saya merasa senang sekaligus lega karena akhirnya bisa melewati hari-hari yang awalnya bikin takut, senang karena saya dapat banyak pengalaman baru. Dari yang tidak kenal siapa-siapa, sekarang jadi punya banyak teman. Dari yang awalnya mikir OSPEK cuma buang-buang waktu, ternyata banyak manfaatnya: kenal kampus, ngerti aturan, dapat motivasi, dan yang paling penting dapat rasa kebersamaan.
Kalau dipikir-pikir, OSPEK itu mirip jembatan. Dari dunia SMA yang masih serba diarahkan guru, kita dibawa masuk ke dunia kampus yang lebih bebas tapi juga penuh tanggung jawab. Tanpa OSPEK, mungkin saya akan lebih lama adaptasi. Jadi meskipun capek, panas-panasan, dan kadang bosan dengar materi, saya tetap bersyukur pernah ngalamin OSPEK. Itu jadi bagian dari cerita awal kuliah yang tidak akan terlupakan.
Komentar
Posting Komentar