STIE Oemathonis Kupang Gelar Yudisium Angkatan ke-24 : Cetak 67 Lulusan Siap Bersaing di Dunia Kerja
π STIE Oemathonis Kupang Gelar Yudisium Angkatan ke-24 : Cetak 67 Lulusan Siap Bersaing di Dunia Kerja
Kupang, Nusa Tenggara Timur (20 Oktober 2025)
Cuaca panas khas Kota Kupang tidak menyurutkan semangat para mahasiswa dan mahasiswi yang sejak pagi telah memenuhi aula utama Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Oemathonis Kupang. Hari itu adalah hari yang istimewa, hari yang menjadi penanda berakhirnya perjalanan panjang penuh perjuangan. Sebanyak 67 peserta yudisium dengan wajah sumringah, berdiri tegap mengenakan pakaian formal berseragam — kemeja putih dan celana panjang atau rok hitam yang dilapisi jas. Para mahasiswi tampak anggun dengan dasi kupu-kupu, sementara para mahasiswa tampil gagah dengan dasi panjang.
Bagi mereka, hari itu bukan sekedar upacara kelulusan, tetapi puncak dari perjuangan bertahun-tahun. Di balik senyuman bangga yang mereka pancarkan, tersimpan kisah tentang tugas yang menumpuk, bimbingan skripsi yang melelahkan, dan berbagai tantangan yang akhirnya berhasil dilalui.
Suasana penuh haru dan kebanggaan menyelimuti Aula Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Oemathonis Kupang pada Sabtu pagi, ketika kampus ekonomi ternama di Kota Kupang itu resmi melaksanakan Yudisium Angkatan ke-24.
Sebanyak 67 mahasiswa dan mahasiswi dari dua program studi — Akuntansi dan Manajemen — dinyatakan lulus dan siap menapaki babak baru dalam dunia profesional.
Tepat pukul 09.00 WITA, acara yudisium resmi dimulai. Pembawa acara membuka kegiatan dengan nada penuh semangat dan menarik perhatian para tamu undangan. Setelah dibuka dengan doa pembukaan dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, suasana aula seketika menjadi khidmat. Lalu tibalah saat yang paling ditunggu-tunggu.
“Saatnya memanggil nama para wisudawan dan wisudawati untuk menerima penghargaan yang pantas. Dengan penuh hormat, kami memanggil nama-nama wisudawan dan wisudawati untuk naik ke panggung dan menerima medali sebagai simbolis.”
Suara tepuk tangan menggema, memenuhi ruangan yang telah dihiasi dengan bunga segar dan tirai berwarna kuning keemasan sebagai warna yang menunjukan ciri khas STIE Oemathonis Kupang . Satu per satu mahasiswa maju ke depan panggung. Ada yang menahan air mata, ada pula yang menatap langit-langit sambil tersenyum lega — seakan mengingat segala perjuangan yang kini telah terbayar lunas dan berbuah manis
Medali yang dikalungkan oleh Bapak Ketua STIE Oemathonis Kupang terasa begitu bermakna. Bukan hanya selembar logam, melainkan simbol keberhasilan dan dedikasi. Di antara gemuruh tepuk tangan, ada juga yang hadir di belakang aula tampak menyeka air mata haru.
Setelah seluruh nama dipanggil, suasana kembali ramai ketika pembawa acara mengumumkan lulusan terbaik dari masing-masing jurusan.
“Untuk jurusan Akuntansi, lulusan terbaik diraih oleh Enji, dan untuk jurusan Manajemen, lulusan terbaik diraih oleh Roman.” sambung pembawa acara
Kedua nama itu disambut tepuk tangan meriah. Mereka dikenal bukan hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga aktif di berbagai kegiatan kampus. Dalam wawancara singkat, Enji menyampaikan rasa syukurnya,
“Semua perjuangan terasa terbayarkan hari ini. Terima kasih kepada dosen, teman-teman, orang tua dan STIE Oemathonis Kupang yang telah menjadi rumah kedua selama perjalanan kuliah ini.”
Sementara itu, Roman juga ikut menyampaikan rasa syukurnya,
“STIE Oemathonis bukan hanya mencetak mahasiswa pintar, tetapi juga membentuk karakter. Kami diajarkan untuk jujur, disiplin, dan tidak takut menghadapi tantangan.”
Ucapan syukur yang diberikan oleh kedua mahasiswa dan mahasiswi terbaik ini tentunya menambah semangat dan juga inspirasi yang baru bagi teman-teman seperjuangan mereka dan tentunya bagi kami mahasiswi yang masih harus berjuang
Acara kemudian berlanjut dengan sambutan-sambutan
Sambutan yang pertama diberikan kepada Bapak Ketua STIE Oemathonis Kupang. Dalam pidatonya, beliau menekankan pentingnya menjaga nilai integritas dalam dunia kerja.
“Yudisium bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari perjalanan panjang. Dunia kerja menanti kalian dengan tantangan yang nyata. Gunakan ilmu dan karakter yang telah kalian bentuk di kampus ini untuk menjadi pribadi yang bermanfaat. Ilmu yang kalian peroleh akan menjadi bekal besar, tetapi karakter yang kuat dan hati yang baiklah yang akan membawa kalian bertahan di dunia profesional. Jadilah pribadi yang berguna bagi masyarakat.”
Sambutan yang kedua datang dari Ketua Yayasan Santo Aloysius Kupang yang memberikan apresiasi tinggi kepada para lulusan serta dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan di STIE.
“Kami bangga memiliki generasi muda yang siap menjadi pelaku perubahan di tengah masyarakat. Lulusan angkatan ke-24 ini adalah bukti bahwa STIE Oemathonis terus mencetak sumber daya manusia unggul yang siap berkontribusi di dunia ekonomi, bisnis, dan pembangunan daerah. Jadilah terang ditempat kalian berada, karena kesuksesan sejati bukan diukur dari harta, tetapi dari dampak yang kalian berikan bagi sesama.”
Kata-kata itu menumbuhkan semangat baru di hati para lulusan yang mendengarkan dengan seksama.
Sambutan-sambutan itu akan selamanya menjadi pegangan dan juga bekal yang tidak akan pernah dilepas begitu saja oleh wisudawan dan wisudawati yang merayakan yudisium ini tentunya
Setelah sambutan selesai, suasana aula kembali riuh dengan tawa dan tepuk tangan. Panitia mempersilakan seluruh peserta untuk berfoto bersama Ketua STIE, Ketua Yayasan, para dosen dan juga teman-teman mereka. Momen itu menjadi saksi keakraban dan kebersamaan yang telah terjalin selama bertahun-tahun.
Kilatan kamera memenuhi ruangan, sementara senyum lebar tidak pernah lepas dari wajah para wisudawan. Beberapa mahasiswa terlihat tertawa, menandai momen bahagia yang akan mereka kenang seumur hidup, tetapi juga haru bercampur sedih karena tidak akan ada lagi tawa, suka dan duka yang akan mereka lalui bersama, mereka juga akan segera berpisah dengan teman-teman seperjuangan mereka
Tahun ini, Yudisium Angkatan ke-24 STIE Oemathonis Kupang menjadi simbol konsistensi lembaga dalam melahirkan lulusan yang kompeten, beretika, dan berdaya saing tinggi. Selama 24 tahun berdirinya, STIE Oemathonis telah menjadi salah satu institusi pendidikan ekonomi yang berperan penting dalam membentuk generasi muda NTT agar mampu bersaing di tingkat nasional.
Bagi STIE Oemathonis Kupang, acara yudisium ini bukan hanya seremoni rutin, melainkan bukti nyata dari komitmen kampus dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul di bidang ekonomi dan manajemen. Selama bertahun-tahun, lembaga ini telah menjadi tempat tumbuhnya generasi muda yang tidak hanya berilmu, tetapi juga berkarakter dan siap bersaing secara profesional.
Salah satu dosen senior sempat berkata dalam wawancara,
“Kami tidak hanya mengajar teori, tetapi membentuk kepribadian. Kami ingin lulusan STIE dikenal sebagai pribadi jujur, tekun, dan tangguh.”
Hari itu, aula menjadi saksi perjalanan panjang yang akhirnya berbuah manis. Sebanyak 67 mahasiswa resmi menutup babak studi mereka dengan penuh rasa syukur. Ketika acara berakhir, para lulusan perlahan meninggalkan aula dengan langkah pasti. Di balik senyuman yang mereka bawa, tersimpan doa dan harapan besar untuk masa depan.
Bagi mereka angkatan ke-24, yudisium bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan baru — sebuah langkah menuju dunia profesional dengan membawa semangat, ilmu, dan nilai-nilai yang telah ditanamkan oleh almamater tercinta, STIE Oemathonis Kupang.
π»π»
π️ “Dari kampus kecil di Kupang, lahirlah pemimpin-pemimpin besar masa depan. Karena ilmu tanpa moral hanyalah pengetahuan kosong, dan moral tanpa ilmu hanyalah niat tanpa arah.”



Komentar
Posting Komentar